12 Album Lawak Warkop Prambors | Warkop DKI Dono Kasino Indro

You are here:
Home » 12 Album Lawakan Warkop Prambors
's page

12 Album Lawakan Warkop Prambors

 

12 Album Lawakan Warkop Prambors / Warkop DKI Dono Kasino Indro:

Warung Kopi Prambors (Cangkir Kopi) Pramaqua,1979

Warkop Prambors Cangkir Kopi

Warkop Prambors Cangkir Kopi

Ini album pertama Warung Kopi Prambors dengan kover secangkir kopi yang dirilis Pramaqua pada tahun 1979. Terdiri atas Nanu, Kasino, Dono dan Indro. Diangkat dari pertunjukan Warkop di Palembang pada tahun 1979 serta di studio Gelora Seni. Joke reading mendominasi isi kaset ini. Mereka terampil melempar folklorik etnik. Pramaqua memberi flatpay sebesar Rp 10 juta untuk Warkop. Jumlah yang besar jika dibandingkan saat Pramaqua membayar album perdana God Bless (1976) sebesar Rp 5 juta. Kaset ini laku sebanyak 260 ribu keping melampaui penjualan LCLR Prambors 1977 dan Badai pasti Berlalu.

Kaset ini cukup ngetop lawakannya karena ada jokes tentang suku seperti : orang jawa sendirian-main perkutut, kalo berdua-cari kutu, bertiga berempat-klenengan, lebih dari lima enam-transmigrasi.

Orang batak sendirian-nyanyi solo, berdua-main catur, bertiga-main halma, berempat-tari tortor, lebih dari empat lima enam–pintu jendela harap ditutup.
Salam Geeeeerrrrrrr – Geeerrrrran

Para pendengar yang berbahagia……
Hanya segumpal lelucon inilah yang dapat kami persembahkan kepada anda.
Didalam lelucon kami ini ada disebutkan nama orang, suku bangsa dan beberapa cuplikan dari iklan-iklan.

Bilamana ada lelucon kami yang memang tidak lucu menurut anda, kurang mengena, ataupun menyinggung perasaan anda kami mohon maaf sebesar-besarnya, karena sesungguhnyalah bahwa lelucon kami ini sekedar hanya lelucon saja, tanpa adanya maksud apa-apa.

Kami percaya bahwa tanpa anda sekalian, kami bukanlah apa-apa.
Semoga anda sekeluarga dapat menikmatinya…..
Dan Geeeeerrrrrrr…….Terima Kasih.
“Warung Kopi Prambors”

Ucapan Terima KAsih kepada “ ORKES MELAYU RINDU ORDER “ Pimpinan Pak Djumadi sehingga terlaksananya rekaman ini.
Penunggang Lakon : Kasino, Dono, Nanu dan Hendro
Rekaman Suara : Side A – Live show di Palembang, Side B – Studio Gelora Seni
Penata Suara : Alex Kumara / Danes Item
Produksi : PT. PRAMAQUA 1979

 

 

Warung Kopi Prambors (Warung Tenda) Pramaqua,1979

Warkop Prambors Warung Tenda

Warkop Prambors Warung Tenda

Dengan illustrasi warung tenda, album kedua Warkop Prambors kian memantapkan diri sebagai pelawak dengan ketrampilan melahirkan sindiran dalam bentuk jokes. Baron Ahmadi menuliskan beberapa kisah humor. Warkop pun mulai melakukan parodi lagu diantranya memplesetkan lagu “Kidung” karya Chris Manusama. Musik digarap Abadi Soesman dan Ian Antono dari God Bless serta Orkes Keroncong Irama Jemblem. Warkop bereksperimen memadukan musik rock dan keroncong. Di album ini Pramaqua menaikkan harga Warkop menjadi Rp 25 juta per album.

Ada waktu untuk kerja
Ada waktu untuk bicara
Ada waktu untuk bercanda

Dan sekarang pergunakanlah waktu ini untuk bersantai, bergurau dan tertawa.
Para pendengar yang bahagia, untuk kedua kalinya kami jumpai anda

Bilamana ada lelucon kami yang memang tidak lucu menurut anda, kurang mengena, ataupun menyinggung perasaan anda kami mohon maaf sebesar-besarnya, karena sesungguhnyalah bahwa lelucon kami ini sekedar hanya lelucon saja, tanpa adanya maksud apa-apa.

Kami percaya bahwa tanpa anda sekalian, kami bukanlah apa-apa.
Semoga anda sekeluarga dapat menikmatinya….. Dan Geeeeerrrrrrr
T E R I M A K A S I H
Salam…..haaaaahaaaaaa…..hiiiiiihiiiii

WARUNG KOPI PRAMBORS

Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada :
1. Doris Callabaout
2. Abadi Soesman dkk
3. John Singkong Play group
4. Christ Manusama
5. Baron Ahmadi
6. OK. Irama Jemblem
Sehingga terlaksananya rekaman ini

Penunggang Lakon WARUNG KOPI PRAMBORS : KASINO, DONO, NANU, HENDRO
Rekaman Suara : Side A – Pertunjukan di Jakarta dan Bandung, Side B – Pertunjukan di Pontianak dan Studio Irama Mas
Lagu “John Tralala” Cipt. Christ M. di Std. Gelora Seni
Lagu “Jenang Gulo“ di Studio Gelora Seni

Penata Suara : Alex K / Danes / Teten / Encung
Penata Gambar Sampul : Lesin
Produksi : PT. PRAMAQUA 1979

 

 

Warung Kopi Prambors & OM PSP DD Record 1979

Warkop PSP

Warkop PSP

Diangkat dari acara memperingati Hari Ulang Tahun ke 16 TVRI pada tahun 1978 yang mempertemukan Warkop Prambors dan Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks. Kolaborasi ini seperti reuni almamater Universitas Indonesia. Kasino dan Dono berduet lewat lagu “Saudara” yang pernah dipopulerkan penyanyi dangdut Ellya Khadam serta lagu “Siksa Kubur” yang dipopulerkan Ida Laila

 Kaset ini adalah berisi lagu atau nyanyian yang diselingi lawakan antara dua Grup yang sama – sama mengocok perut anda, sebagian isi lagu dalam kaset ini sudah beredar dalam CD / kaset the best PSP atau WARKOP. Tapi lawakan nya tidak dimasukan dan hanya ada di kaset album ini saja.

Produksi : DD RECORD & ABC RECORD 1979

Lagu –lagu dalam kaset ini
a. SAUDARA – KASINO dan DONO
b. CUBIT CUBITAN – NANU dan P.S.P
c. SEIYA SEKATA – MONOS
d. SIKSA KUBUR – KASINO
e. MILIKMU – OMEN
f. KARENA LIRIKAN – RIZALI
g. ARGENTINA – KASINO

Pengisi suara :
WARKOP PRAMBORS : KASINO, DONO, NANU, HENDRO
P.S.P : RIZALI, DINDIN, MONOS, ADE, OMEN, JAMES, ADITYA, ANDRA

 

Warung Kopi Prambors (Mana Tahan) Purnama , 1980

Mana Tahan Warkop

Mana Tahan Warkop

Walaupun muka Nanu terlihat pada sampul kaset, namun ini merupalan kali pertama Warkop Prambors tampil bertiga setelah Nanu bersolo karir dengan membintangi film “Rojali dan Juleha”. Tetap menamilkan puspa ragam lelucon yang dipadu lagu-lagu yang diangkat dari soundtrack film “Mana Tahan” dengan musik yang digarap Yockie Suryoprayogo dan Abadi Soesman. Penulis humor Arwah Setiawan bersama Yusuf Lubis, Tejo dan Kasino didapuk sebagai tim penulis naskah humornya.

Setelah sukses membintangi film nya maka keluarlah kaset soundtrack dengan judul yang sama, tapi di kaset ini suara NANU udah nggak ada karena ia sudah keluar dari WARKOP PRAMBORS dan disampul masih terpampang tampangnya NANU, Nanu sibuk dengan solo karirnya dan membintangi film ROJALI & JULEHA disaat warkop sibuk membuat film keduanya dan additional dipakailah DORMAN DORISMAN untuk lakon batak bahkan MAT SOLAR menjadi peran ‘orang budek

NANU sakit dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir , maka WARKOP PRAMBORS tinggalah bertiga KASINO, DONO , INDRO.

Terima kasih bukan main besarnya untuk :
Tukang tulis lucuan : Arwah Setiawan, Yusuf Lubis, Tejo, Kasima
Tukang bikin Gending : Jockie S dan Abadi Soesman Cs.
Latar Belakang ketawa : The Singkong’s Playgroup
Tukang Antar jemput : Tony Tomasoa

SIDE A.
Obrolan di buat di Purnama Studio
Penunggang Lakon : Kasino, Dono, Indro

SIDE B.
1. Andeca – andeci syair : Warkop Kasino & Elvi Sukaesih
2. Jangan Dong : M.faris & Elvi Sukaesih
3. Mana Tahaan : Zeth Warkop
4. Karena Gengsi : Muctar B. & Elvi Sukaesih
5. Ya Mustafa syair : Warkop

Produksi : PURNAMA RECORD 1980

 

 

Warung Kopi Prambors (Dokter Masuk Desa) Purnama, 1981

Warkop Dokter Masuk Desa

Warkop Dokter Masuk Desa

Dikaset ini untuk pertama kali Warkop Prambors hadir dengan naskah humor yang tematik.Mereka tidak lagi mengandalkan joke reading. Dengan tajuk “Dokter Masuk Desa”, Warkop menggali kisah lucu diseputar dokter yang melayani masyarakat desa. Warkop meniru gaya Sambrah yang melibatkan spontanitas penonton sebagai bagian dari cerita.

Di kaset ini tugas para personil Warkop sudah jelas setiap orang ada peran nya masing2, Indro berperan sebagai Dokter, Kasino dan Dono berperan sebagai orang kampung yang usil dan jail.

Kata Pengantar:

Begitu suara ini sampai di gendang telinga anda, anda akan menemukan warna Warung Kopi yang lain. Kami tak lagi menghadirkan penggalan2 jokes seperti sebelumnya. Alasannya ! kami mencoba berimprovisasi, dengan meninggalkan patokan-patokan naskah atau perencanaan yang selalu kami tulis sebelum muncul.

Spontanitas ! itu yang ingin kami sampaikan seperti model “sambrah” yang melibatkan juga penonton secara verbal waktu kaset ini dibuat. Keterlibatan verbal itulah yang kami harapkan bisa di nikmati sebagai sebuah kaset.

Terima Kasih untuk yang membantu !
Warung Kopi Prambors 1981

Daftar yang ikut ngaramein nih kaset :
Band Bocah Irama Teler “ Pengantar Minum Racun “
Seksi ketawa “ Anak-anak muda Gang Kelingkit – Jakarta Pusat” 90 % Drop out SD
Tony Tomasoa seksi angkutan jalan Raya, pendaftaran & konsumsi
Kang suling ada nyomot dijalan [ gak mau disebut namanya-red]

Daftar Gending dangdutnya :
Just the way you are [ modal asing ] Kasino
Gengsi Anak Muda [ PMR ] Kasino
Pelajaran bhs Inggris jilid 1 PMR

Produksi : PURNAMA RECORD 1981

 

 

Warkop Prambors & Sri Mulat (Gerhana Asmara) JAL Record 1982

Warkop Srimulat Gerhana Asmara

Warkop Srimulat Gerhana Asmara

Warkop berkolaborasi dengan kelompok lawak tradisional Sri Mulat yang menurunkan pemain seperti Gepeng, Tarsan, Asmuni, Basuki dan Jujuk. Cerita yang mengambil kisah romansa ini memperlihatkan ketrampilan dua kelompok lawak ini dalam pola interaksi yang responsive, walau keduanya memiliki latar belakang gaya humor yang berbeda.

Untuk kedua kalinya WARKOP bekerja sama dengan group lain kali ini bersama SRIMULAT. Dikaset ini Warkop masuk kedalam gaya nya Srimulat. Sebenarnya lawakan di film dan di kaset sangat lah berbeda, di film pada periode awal Warkop lebih ringan dan orang ga perlu berfikir dalam menonton film. kalau dikaset orang di ajak untuk berfikir.

Pemain :

Dono Warkop
Kasino Warkop
Indro Warkop
Gepeng Srimulat
Tarzan Srimulat
Asmuni Srimulat
Basuki Srimulat
Jujuk Srimulat

Produksi : JAL RECORD 1982


 

Warkop Prambors (Pengen Melek Hukum) Insan Record, 1985

Pingin Melek Hukum

Pingin Melek Hukum

Indro berperan sebagai mahasiswa Fakultas Hukum yang memberikan penyuluhan hukum pada masyarakat.Sindiran terhadap dunia hukum serta masalah korupsi menjadi materi humor yang memenuhi lakon cerita.Penulis humor Tri Sakeh dan kartunis Johnny Hidayat menuliskan naskah ceritanya.Salah satu lakon lawak terbaik Warkop.

Salam Golf Echo Romeo,
Sudah merupakan kewajiban kita untuk melek hukum, paling tidak untuk diri kita sendiri. Walaupun jika di hitung-hitung [karena kaset ini] engga seberapa sih pengetahuan kita jadi nambah. Lain halnya kalau separo dari jumlah penduduk Indonesia berbuat yang sama caileee. tentu bakalan engga ada yang merem hukum , tul nggak ?
[ awas kalau bilang engga saya sumpahin bintitan dua tahun ]
Eh iya munculnya nih kaset banyak sekali bala bantuan yang ikut nimbrung, disamping nimbrung moril, ada juga materil. Kepada semuanya, baik yang Cuma ikut ngerasani, sampai yang ikut sibuk luar dalam, kami ucapkan terima kasih.
Akhirnya usaha kecil-kecilan ini semoga-moga ada gunanya. Sebab, hukum itu ibaratnya adalah perut kita, harus selalu terpenuhi. Tetapi yang tak kalah pentingnya kaset ini harus geeeer ketika menyentuh gendang telinga.
Salam Warkop Prambors

KASINO, DONO, INDRO : Juru ngomong dan vital direkam
GATOT SUDARTO : Juragan musik , dengan nayaga, DEDDY Nest gitar,
AWIE/GATOT bass, NORMAN drum, ADI trompet block flute, S .DOMO violin, GATOT S electric Piano.
JONNY HIDAYAT, TRIS SAKEH : Juru Bantu cerita/lucuannya
Anak singkong Gang KELINGKIT, cipinang muara, duren sawit : juru ketawa
YUDHIE NH : Mandor sibuk dan Bingung
ISKANDAR : Juru antar jemput dan konsumsi
IMAM KARTOLO, HARNOVI : Juru olah rekam
LAGU – LAGU :
- OBROLAN WARKOP Cipt. Gatot, lirik Gatot, Tris
sakeh, Yudhie
- JULA JULI “ GRIZZLY ADAM ” lirik Gatot, Tris sakeh
- JAKARTA–JAKARTA Cipt. Gatot, lirik Gatot, Tris sakeh, Yudhie
Rekaman di Studio INSAN RECORD – Muara Karang Jakarta dengan menggunakan EQUIPMENT 24 TRACK
Design/dicetak : Sagitarius offset. Jkt
Produksi : INSAN RECORD 1985

 

 

Warkop Prambors (Semua Bisa Diatur) JAL Record , 1983

Semua Bisa Diatur

Semua Bisa Diatur

Dengan mengambil jargon yang saat itu kerap diucapkan Wakil Presiden Adam Malik “Semua Bisa Diatur”, Warkop kali ini bertutur tentang seorang Lurah yang baru diangkat sebagai Lurah Desa. Indro berperan sebagai Lurah. Kasino dan Dono memerankan orang desa yang lugu tapi jahil. Humor bernuansa kritik sosial bertebaran disana-sini.

Kaset bercerita tentang Lurah Baru, di awal nya Kasino monolog tentang sunatan massal, tentang tas kulit dari hasil sunatan maka banyak lelucuan segar yang keluar.

Lagi lagi Indro di tunjuk sebagai Lurah dan sebelumnya sebagai Dokter di kaset “ Dokter Masuk Desa “. Eh… kaset ini ada MIING DEDI GUMELAR [Bagito] sebagai warga yang suka nyeletuk, Miing emang bekerja di jajaran manajemen Warkop sebagai asisten kala itu.

Lagu dalam kaset ini :CEPIRIT Parodi lagunya Michael Jackson Oleh Kasino
Produksi : JAL RECORD 1983

 

 

Warung Kopi Prambors (Pokoknya Betul) JAL Record , 1984

Pokoknya Betul

Pokoknya Betul

Indro dan Dono berlibur ke Bali dan bersua dengan Kasino yang berperan sebagai orang Bali.Kasino berhasil memerankan orang Bali dengan bagus terutama meniru kegagalan sebagian besar orang Bali saat melafalkan kata yang dimulai dengan huruf T secara sempurna.Disinilah untuk pertamakali muncul OM Pengantar Minum Racun sebagai pengiring Warkop memparodikan lagu “Flashdance What A Feeling” dan “I Don’t Want To Talk About It”.

Kaset yang bercerita Indro Dan Dono yang pergi Ke Bali dan Kasino sebagai orang balinya

Penunggang lakon
Urusan Cuap – Cuap : Kasino, Dono, Indro
Urusan Musik : O.M. PMR [ Pengantar Minum Racun ]
Budi S : Rhytm
Yuri S : Mandolin
Johni iskandar : Recorder
Ajie : Tamborine
Yan K : Gendang
Ima : Bass
Urusan Sibuk : Deddy

Lagu – Lagu
1. I don’t Want to talk aboit it Kasino
2. What a Feeling / Flash dance Kasino, Indro

Produksi : JAL RECORD 1984

 

 

Warung Kopi Prambors (Sama Juga Bohong) Sokha, 1986

Sama Juga Bohong

Sama Juga Bohong

Album ini berisikan soundtrack yang terdapat pada film “Sama Juga Bohong” yang musiknya digarap Franki Raden.Selain Warkop,sederet penyanyi sohor saat itu ikut tampil disini seperti Gito Rollies,Farid Hardja dan Nuri Amalia.Franki Raden bahkan menulis lagu khusus untuk Warkop bertajuk “Robot Robot”.Pemusik jazz seperti Gilang Ramadhan dan Mates ikut mendukung musiknya.

Kaset ini adalah OST dari Film yang sama jadi hanya berisi lagu-lagu karya ilustrasi dari Franki Raden

Side A
1. Sama juga Bohong [ cipt. Franki Raden ] Gito Rollies
2. Stambul cha-cha Warkop
3. Black Dog Kasino
4. Rock’n Roll Music Kasino
5. Robot – Robot [ cipt. Franki Raden ] Warkop
6. Musik Tari Kunang2 berkelana di rimba malam

Side B
1. Abad Robot [ cipt. Franki Raden ] Farid & Bani Adam
2. Dongeng Anak Robot [ cipt. Franki Raden ] Nuri Amalia
3. 1…..2…..3 Gito Rollies & Farid Harja
4. Black Dog Kasino
5. Karmila ’86 Farid Harja

Pemain Musik
Piano : Dodo Zakaria
Keyboard : Dodo Zakaria, Franki Raden, Ekki Sukarno
Bas Gitar : Mates
Gitar : Sonny
Drum : Gilang Ramadhan, Ekki Sukarno
Tenor Sax : Yoyok
Suling : Adung
Kendang : Harry
Mandolin : Budi

Rekaman musik di lakukan di PERMATA STUDIO
Operator : SAnny G
Produksi : SOKHA RECORD 1986

 

 

Warkop DKI (Makin Tipis Makin Asik) Union Artis 1987

Makin Tipis Makin Asyik

Makin Tipis Makin Asyik

Untuk pertamakali Warkop melepas nama Prambors dan menggantinya dengan Warkop DKI, sesuai dengan inisial ketiga anggotanya Dono Kasino dan Indro. Warkop bercerita tentang seorang guru yang mengajar dihadapan murid-muridnya yang usil dan jahil. Kali ini musik Warkop dipercayakan pada Rezky Ichwan. Pilihan musiknya mengarah ke gaya jazz fusion yang saat itu ngetren.

Dikaset ini WARKOP sudah tak memakai nama belakang PRAMBORS sebab kata nya : ”kita enggak usah membayar ‘upeti’ lagi ke radio tersebut ” Dan perubahan nama belakang menjadi DKI atau sekarang lebih dikenal menjadi WARKOP DKI alias Dono, Kasino, Indro yang diambil dari hurup depan masing2 personilnya.

Warkop pun sering mengudara di radio SK [ Suara Kejayaan ] Jakarta, dimana Radio tersebut melahirkan nama2 besar seperti BAGITO, PATRIO, [alm] TAUFIK SAVALAS, ULFA DWIYANTI, 4 SEKAWAN, NUGIE [pernah siaran] ABDEL & TEMON [siaran juga], K-BASAH [udah mencar], KOMENG, aduuh nama grupnya Jarwo kwat, Rudi Sipit serta Mamo.

Kaset ini bercerita tentang Guru dan murid di sebuah sekolah, gimana kan gak kebayang serunya…? Udah geber aja kaset ini.

Bonus 2 lagu :
NGGAK JANJI DEH YA…
MAKIN TIPIS MAKIN ASYIK

Produksi : A D RECORD 1987

 

 

Warkop DKI (Kunyanyikan Judulku) Harpa 1987

Kunyanyikan Judul

Kunyanyikan Judul

Di album terakhir ini Warkop DKI lebih banyak tampil sebagai penyanyi dengan sedikit selingan lawak.Yang menarik mereka membawakan gaya blues pada lagu “Blues Derita” yang ditulis Sonny Soemarsono dan Warkop sebagai penulis lirik. Lagu Oddie Agam diplesetkan menjadi “Antara Anyer dan Panarukan”. Setelah merilis album ini,Warkop DKI justeru tak pernah menghasilkan sebuah kaset lawak lagi. Entah kenapa.

Kaset ini berisi nyanyian dan sedikit lawak bergaya ala radio tau dong lagu dengan lirik begini :
“ gantian dong tau diri dong , masa situ melulu, pokoknya beres 2x itu bisa diatur, eh mister chips itu bis tingkat atas boleh bawah boleh, mana tahan 2x dongkrak luw antik maju kena mundur kena “

Yeeesss ! tentu kalian masih ingat dengan lirik lagu tersebut yang diambil dari judul film Warkop. Setau gw setelah kaset ini Warkop gak merilis album lagi, mereka sibuk dengan film komedi slaptis dan wanita–wanita sexy nya . Setahun dua kali kita dimanja dengan film Warkop yang masih bertengger di film lokal kita, setiap habis lebaran atau liburan sekolah pasti muncul film Warkop.

Side A
1. Kunyanyikan Judul ku Cipt. Yuny DKK
2. Blues Derita Cipt. Sonny/Warkop
3. Untung-untungan Cipt. Pilu MD
4. Kumpul Judul Cipt. Yan Roesly/Dian Soneta
5. Indo Palsu Cipt. Manthous/Yudhi NH

Side B
1. Koran Cipt. Sonny Sumarsono
2. Antara Anyer dan Panarukan Cipt. Oddie Agam
3. Cewek Idola Cipt. Sonny/Yudhi NH
4. Mojok Rame-rame Cipt. Tonny Visi/Warkop
5. Banjir Mobil Cipt. Sonny Sumarsono

Produksi : HARPA RECORD & VIRGO RAMAYANA 1988

 

   
 

Leave a Reply to this Post

Jun
20
2012
Ads
Lihat Arsip Artikel
    • Segala Sesuatu tentang Warkop DKI Dono Kasino Indro, Sejarah Berdirinya Warkop Prambors sampai Warkop DKI, Profil Masing-masing personil Warkop, Artikel Warkop, Galeri Foto dsb.
Friend Links
Free counters! Check PageRank
  • Partner links